01 Apa Fungsi Rangka Atap Perisai

Daftar Isi

Apa Fungsi Rangka Atap Perisai?

Apa Fungsi Rangka Atap Perisai – Atap perisai sering digunakan pada rumah karena bentuknya terlihat seimbang dari berbagai sisi. Bentuk ini memiliki bidang miring pada empat sisi bangunan. Karena itu, struktur rangkanya memiliki susunan yang lebih kompleks daripada atap pelana.

Lalu, apa fungsi rangka atap perisai dalam konstruksi bangunan? Secara umum, rangka berfungsi menopang penutup atap dan menyalurkan bebannya menuju struktur bangunan. Selain itu, rangka membantu membentuk kemiringan atap sesuai desain yang direncanakan.

Pada atap perisai, keberadaan jurai juga menjadi bagian penting. Jurai menghubungkan bidang atap dan membantu mendistribusikan beban pada struktur. Oleh sebab itu, pemilihan material dan perencanaan rangka perlu dilakukan secara tepat. Yuk simak!

Fungsi Utama Rangka Atap Perisai

02 Fungsi Utama Rangka Atap Perisai
02 Fungsi Utama Rangka Atap Perisai

Rangka menjadi bagian utama yang menopang penutup atap pada bangunan. Selain itu, rangka membantu menjaga bentuk atap agar tetap stabil selama digunakan.

1. Menopang Penutup Atap

Pertama, rangka berfungsi sebagai dudukan untuk material penutup atap. Beban tersebut dapat berasal dari genteng, metal, UPVC, atau material lainnya. Karena itu, kapasitas rangka perlu disesuaikan dengan jenis penutup atap yang digunakan.

2. Menyalurkan Beban

Selanjutnya, rangka membantu meneruskan beban atap menuju elemen struktur bangunan. Beban tersebut dapat berasal dari berat sendiri, angin, maupun aktivitas saat perawatan. Karena itu, konstruksi rangka harus direncanakan berdasarkan kebutuhan bangunan.

3. Membentuk Kemiringan Atap

Kemudian, rangka menentukan bentuk dan kemiringan bidang atap. Kemiringan tersebut berpengaruh terhadap aliran air hujan menuju bagian tepi atap. Pada atap perisai, beberapa bidang miring bertemu melalui elemen jurai.

4. Menjaga Stabilitas Struktur

Selain itu, rangka membantu menjaga posisi penutup atap agar tetap stabil. Sistem rangka dapat terdiri dari kuda-kuda, gording, kasau, reng, serta elemen pengaku. Setiap komponen memiliki fungsi yang saling berkaitan dalam membentuk struktur atap.

Jenis Material yang Digunakan untuk Rangka Atap Perisai

03 Jenis Material yang Digunakan untuk Rangka Atap Perisai
03 Jenis Material yang Digunakan untuk Rangka Atap Perisai

Material rangka perlu dipilih berdasarkan desain, bentang, beban, kondisi lingkungan, dan jenis penutup atap. Karena itu, tidak semua material cocok untuk setiap bangunan.

1. Rangka Kayu

Pertama, kayu masih digunakan pada berbagai bangunan dengan konsep tradisional maupun hunian tertentu. Material ini relatif mudah dikerjakan dan dapat dibentuk sesuai kebutuhan. Namun, kualitas kayu perlu diperhatikan agar rangka tidak mudah mengalami kerusakan.

2. Rangka Baja Ringan

Selanjutnya, baja ringan banyak digunakan pada konstruksi hunian modern. Material ini memiliki bobot relatif ringan dan tersedia dalam berbagai profil. Namun, pemasangan tetap membutuhkan perhitungan serta sambungan yang sesuai.

3. Rangka Baja Konvensional

Kemudian, baja konvensional dapat digunakan untuk kebutuhan struktur dengan bentang atau beban tertentu. Material ini memiliki karakter kuat, tetapi bobotnya lebih besar. Karena itu, desain struktur dan metode pemasangannya perlu diperhitungkan sejak awal.

4. Rangka dan Penutup Atap Perlu Disesuaikan

Selain itu, pemilihan rangka tidak dapat dipisahkan dari penutup atap. Material penutup memiliki berat dan karakter berbeda. Karena itu, spesifikasi rangka perlu disesuaikan agar sistem atap bekerja secara aman dan stabil.

UPVC Grand Luxe untuk Struktur Atap Perisai yang Lebih Praktis

04 UPVC Grand Luxe untuk Struktur Atap Perisai yang Lebih Praktis
04 UPVC Grand Luxe untuk Struktur Atap Perisai yang Lebih Praktis

Setelah rangka ditentukan, penutup atap menjadi bagian berikutnya yang perlu diperhatikan. Atap UPVC Grand Luxe dapat digunakan pada berbagai desain bangunan, termasuk konstruksi dengan bidang atap miring.

Grand Luxe menggunakan material UPVC dengan struktur double layer. Berdasarkan informasi produsennya, struktur tersebut membantu meredam panas dan suara hujan. Selain itu, materialnya memiliki perlindungan UV dan ketahanan terhadap korosi.

Kemudian, Grand Luxe tersedia dengan panjang 3 hingga 12 meter. Pilihan tersebut dapat membantu menyesuaikan kebutuhan bidang atap dan mengurangi sambungan pada area tertentu. Namun, ukuran tetap perlu disesuaikan dengan desain rangka dan bidang atap.

Selain itu, Grand Luxe menggunakan sistem sambungan interlock pada produk tertentu. Sistem tersebut membantu menghasilkan sambungan antarlembarnya secara lebih rapi. Namun, pemasangan tetap perlu mengikuti prosedur agar performa atap dapat bekerja sesuai peruntukannya.

Atap UPVC Grand Luxe juga menawarkan garansi hingga 15 tahun dengan syarat dan ketentuan tertentu. Karena itu, informasi garansi perlu diperiksa sebelum pembelian.

Untuk atap perisai, penggunaan penutup UPVC tetap harus mengikuti desain rangka yang tepat. Kemiringan, jarak tumpuan, sambungan, dan arah aliran air perlu diperhitungkan. Dengan demikian, kombinasi rangka dan penutup atap dapat bekerja secara lebih optimal.

Baca Juga: Bagaimana Memilih Atap Pelana yang Tepat?

Produk atap Grand Luxe dengan berbagai tipe juga bisa dipesan di marketplace; Shopee & Tokopedia dengan pengiriman ke seluruh Indonesia, termasuk IKN melalui cabang Balikpapan. Jika butuh informasi terkait produk bisa menghubungi WhatsApp berikut.

 

Kesimpulan

Jadi, apa fungsi rangka atap perisai? Rangka berfungsi menopang penutup, membentuk kemiringan, menjaga stabilitas, serta menyalurkan beban menuju struktur bangunan. Sementara itu, Atap UPVC Grand Luxe dapat menjadi pilihan penutup yang praktis untuk desain atap perisai.

Scroll to Top