Bagaimana Bubungan Atap Dibuat ? — Rumah yang nyaman harus memiliki perlindungan yang sangat maksimal. Selain itu, Anda perlu memahami bagaimana bubungan atap dibuat dalam sebuah konstruksi. Oleh karena itu, bagian puncak rumah ini memegang peranan sangat penting.
Namun, banyak pemilik hunian yang seringkali mengabaikan detail teknis pemasangannya. Dengan demikian, pengetahuan edukatif ini akan membantu mengawasi tukang bangunan. Sebagai hasilnya, bangunan akan terhindar dari risiko kebocoran di masa depan.
Bagaimana Bubungan Atap Dibuat untuk Konstruksi
1. Perencanaan Struktur Puncak
Pertama-tama dari tahap bagaimana bubungan atap dibuat, tahap awal pengerjaan dimulai dengan perencanaan yang sangat matang. Selain itu, posisi titik tertinggi atap harus ditentukan dengan sangat akurat. Oleh karena itu, penggunaan alat ukur modern seringkali sangat disarankan oleh ahli. Dengan demikian, keseimbangan antara kedua sisi atap akan terjaga dengan baik.
2. Pemasangan Balok Nok
Selanjutnya, balok nok dari kayu atau baja ringan mulai dipasang. Padahal, balok ini berfungsi sebagai tumpuan utama seluruh susunan genteng puncak. Oleh sebab itu, material berkualitas tinggi harus dipilih agar tetap awet lama. Akibatnya, struktur bangunan akan menjadi lebih stabil dalam menghadapi beban berat.
3. Aplikasi Adukan Semen
Kemudian, adukan semen dan pasir disiapkan untuk merekatkan bagian nok tersebut. Selain itu, perbandingan antara semen dan pasir harus dihitung secara tepat. Sayangnya, adukan yang terlalu cair dapat menyebabkan kebocoran di area puncak. Maka dari itu, kekentalan semen perlu dijaga ketat oleh tenaga ahli.
4. Penempatan Genteng Kerpus
Setelah itu, genteng kerpus diletakkan dengan hati-hati di atas adukan semen. Namun, posisi genteng harus ditekan agar benar-benar terkunci secara sempurna. Selain itu, jarak antar genteng perlu dipastikan tetap dalam kondisi rapi. Oleh karena itu, kerapihan pengerjaan sangat mempengaruhi hasil akhir estetika bangunan.
5. Tahap Finishing Waterproofing
Akhirnya, lapisan pelindung air diaplikasikan pada seluruh permukaan semen tersebut. Selain itu, cat pelapis antibocor digunakan untuk menutup pori-pori yang kecil. Meskipun begitu, proses ini harus dilakukan saat cuaca sedang sangat cerah. Dengan demikian, risiko rembesan air hujan dapat diminimalisir secara total.
Fungsional dari Bubungan Atap untuk Bangunan Konstruksi
1. Penutup Celah Utama
Utamanya, bubungan ini bertugas menutup celah pertemuan dua bidang miring. Selain itu, air hujan tidak akan bisa masuk ke dalam rumah. Namun, tanpa bubungan maka plafon rumah akan cepat mengalami kerusakan parah. Oleh sebab itu, pemasangan bagian ini bersifat wajib pada setiap konstruksi.
2. Pengikat Rangka Atap
Selain itu, bubungan berfungsi sebagai pengikat kuat antara rangka sisi kanan. Padahal, beban dari angin kencang seringkali menerjang bagian atas bangunan tersebut. Oleh karena itu, koneksi antar material diperkuat melalui sambungan di puncak. Dengan demikian, struktur atap tidak akan mudah goyah saat badai datang.
3. Jalur Sirkulasi Udara
Kemudian, beberapa model bubungan modern sudah memiliki lubang ventilasi udara kecil. Selain itu, hawa panas dari plafon dapat keluar melalui lubang tersebut. Akibatnya, suhu di dalam ruangan akan terasa lebih sejuk secara alami. Maka dari itu, kenyamanan penghuni rumah dapat meningkat secara sangat signifikan.
4. Estetika Arsitektur Bangunan
Selanjutnya, bentuk bubungan yang cantik akan menambah nilai estetika sebuah bangunan. Namun, pemilihan warna nok harus disesuaikan dengan warna genteng yang utama. Selain itu, kesan mewah dapat muncul dari detail ukiran di ujungnya. Oleh karena itu, arsitek sering menaruh perhatian besar pada detail kecil ini.
5. Pelindung Kayu Penyangga
Terlebih lagi, bubungan melindungi kayu penyangga agar tetap selalu dalam kering. Selain itu, risiko pelapukan kayu dapat dicegah sejak dini dengan baik. Sayangnya, banyak pemilik rumah yang sering mengabaikan kondisi puncak atap ini. Dengan demikian, perawatan berkala tetap diperlukan demi umur panjang konstruksi rumah.
Pilihan Atap Cocok untuk Atap Konstruksi
Atap uPVC Grand Luxe hadir sebagai solusi modern untuk kebutuhan atap yang tidak hanya fungsional, tetapi juga estetis. Material uPVC (unplasticized Polyvinyl Chloride) yang digunakan Grand Luxe memiliki karakteristik istimewa.
Berbeda dengan atap konvensional, material ini tahan terhadap korosi dan tidak akan berkarat meski terpapar hujan dan kelembaban tinggi dalam jangka panjang. Ini menjadikannya pilihan ideal untuk iklim tropis Indonesia yang penuh tantangan cuaca.
Produk Grand Luxe memiliki berbagai jenis yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Pengiriman bisa sampai ke seluruh Indonesia termasuk IKN melalui cabang Balikpapan. Jika butuh informasi terkait produk atau cara pemesanan, kini bisa menghubungi WhatsApp berikut.
Kesimpulan
Kesimpulannya, pemahaman tentang bagaimana bubungan atap dibuat sangatlah penting. Selain itu, setiap tahapan konstruksi harus dilakukan dengan teknik yang benar. Oleh karena itu, pemilihan material yang tepat akan menjamin keamanan hunian. Namun, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan rutin pada bagian puncak.





