Bagaimana Gording Atap Bekerja Menopang Beban

Daftar Isi

Bagaimana Gording Atap Bekerja Menopang Beban?

Membangun rumah yang kokoh memerlukan pemahaman tentang struktur bangunan yang tepat. Salah satu komponen penting adalah gording atap yang sering diabaikan. Namun, tahukah Anda bagaimana gording bekerja dalam menopang beban atap rumah? Komponen ini memiliki peran vital dalam menjaga kestabilan konstruksi atap. Dengan mengetahui fungsinya, bisa memastikan rumah lebih aman dan tahan lama.

Kegunaan Gording Atap untuk Rumah Nyaman1. Kegunaan Gording Atap untuk Rumah Nyaman

Menopang Beban Atap dengan Kuat

Pertama-tama, gording berfungsi sebagai penopang utama material penutup atap. Beban dari genteng atau metal akan ditransfer ke struktur gording. Kemudian, gording akan meneruskan beban tersebut ke rangka utama. Dengan demikian, distribusi beban menjadi lebih merata dan seimbang. Struktur bangunan pun tidak mudah mengalami kerusakan atau deformasi.

Menjaga Kestabilan Struktur Rangka

Selanjutnya, gording membantu menjaga posisi rangka atap tetap stabil. Angin kencang dan guncangan tidak akan menggeser posisi atap. Oleh karena itu, rumah Anda akan lebih aman dari bahaya roboh. Selain itu, gording juga mencegah rangka atap melengkung atau bengkok. Kestabilan jangka panjang struktur bangunan dapat terjaga dengan baik.

Mempermudah Pemasangan Material Atap

Lebih lanjut, gording menjadi tempat pemasangan material penutup atap secara praktis. Proses instalasi genteng atau spandek menjadi lebih mudah dan cepat. Dengan demikian, waktu pengerjaan proyek bisa dipersingkat dengan efisien. Selain itu, hasil pemasangan akan lebih rapi dan presisi. Tukang tidak perlu kesulitan mencari titik paku atau sekrup.

Meningkatkan Daya Tahan Atap

Di samping itu, penggunaan gording yang tepat meningkatkan umur atap. Material atap tidak akan cepat rusak karena penyangga yang kuat. Kemudian, gording yang berkualitas tahan terhadap cuaca ekstrem dan kelembapan. Oleh karena itu, investasi untuk atap rumah menjadi lebih ekonomis. Anda tidak perlu sering melakukan perbaikan atau penggantian atap.

Memberikan Fleksibilitas Desain Atap

Terakhir, gording memungkinkan variasi desain atap yang lebih beragam. Anda bisa membuat atap dengan kemiringan dan bentuk sesuai keinginan. Dengan demikian, estetika rumah dapat disesuaikan dengan selera pribadi. Selain itu, gording mendukung berbagai jenis material penutup atap. Kreativitas dalam desain bangunan pun menjadi lebih leluasa.

Bagaimana Gording Bekerja Bisa Menopang Beban2. Bagaimana Gording Bekerja Bisa Menopang Beban

Prinsip Distribusi Beban Secara Merata

Pertama, gording bekerja dengan mendistribusikan beban dari atas ke bawah. Material atap yang berat akan ditopang oleh permukaan gording. Kemudian, beban tersebut disebarkan secara merata ke seluruh panjang gording. Oleh karena itu, tidak ada titik yang menanggung beban terlalu berat. Sistem ini mencegah terjadinya keretakan atau patah pada struktur.

Transfer Beban ke Rangka Kuda-Kuda

Selanjutnya, beban yang diterima gording akan diteruskan ke rangka kuda-kuda. Gording dipasang melintang dan terhubung dengan kuda-kuda secara tegak lurus. Dengan demikian, beban vertikal berubah menjadi gaya yang stabil. Selain itu, rangka kuda-kuda akan meneruskan beban ke tiang penyangga. Semua elemen struktur bekerja sama dalam sistem yang terintegrasi.

Menahan Gaya Tekan dan Tarik

Lebih lanjut, gording dirancang untuk menahan dua jenis gaya sekaligus. Gaya tekan berasal dari berat material atap yang menekan ke bawah. Kemudian, gaya tarik terjadi saat angin kencang menarik atap ke atas. Oleh karena itu, material gording harus memiliki kekuatan yang memadai. Kombinasi kedua gaya ini ditahan secara simultan oleh gording.

Sistem Penjangkaran yang Kuat

Di samping itu, gording terpasang dengan sistem penjangkaran yang solid. Baut, paku, atau bracket khusus digunakan untuk mengikat gording. Dengan demikian, gording tidak akan bergeser dari posisi semula. Selain itu, jarak antar titik penjangkaran dihitung secara presisi. Keamanan struktur menjadi lebih terjamin dengan sistem ini.

Fleksibilitas Material Terhadap Beban Dinamis

Terakhir dari bagaimana gording bekerja, material gording memiliki tingkat fleksibilitas yang sesuai kebutuhan. Beban dinamis seperti hujan deras atau salju dapat diatasi. Kemudian, gording akan kembali ke bentuk semula setelah beban hilang. Oleh karena itu, struktur atap tidak mudah mengalami deformasi permanen. Elastisitas material menjadi faktor penting dalam daya tahan jangka panjang.

Pilihan Atap Hunian Dipasangkan Gording Atap3. Pilihan Atap Hunian Dipasangkan Gording Atap

Sebuah rekomendasi pilihan untuk jenis atap plastik dari Grand Luxe menghadirkan atap Silver Spandek yang sudah diformulasikan dengan teknologi terbaru dan modern, extrusion technology. Dimana kekuatannya tidak perlu diragukan lagi dan hasil cetakan yang presisi.

Pada ukuran spesifikasinya jenis atap ini memiliki beragam ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhannya. Ukuran itu memiliki ketebalan 1 mm dan lebar mulai dari 80 sampai 105 cm, sedangkan pada panjang lebih variatif lagi; 300, 400, 500, 600 cm.

Produk Grand Luxe dengan berbagai tipenya bisa dipesan di marketplace Shopee & Tokopedia. Pengiriman bisa ke seluruh Indonesia termasuk IKN melalui cabang Balikpapan. Jika butuh informasi terkait produk bisa menghubungi WhatsApp berikut.

Kesimpulan

Memahami bagaimana gording bekerja sangat penting dalam konstruksi bangunan yang aman. Gording memiliki peran vital dalam mendistribusikan beban atap secara merata. Selain itu, pemilihan material gording yang tepat menentukan kekuatan struktur.

Scroll to Top