apa manfaat gording —Atap adalah bagian paling vital dalam sebuah bangunan yang melindungi penghuni dari panas dan hujan. Namun, di balik kokohnya sebuah atap, terdapat komponen penting yang sering kali tidak disadari keberadaannya.
Komponen tersebut adalah gording, elemen struktural yang menopang seluruh beban penutup atap dari atas. Banyak orang belum memahami apa manfaat gording secara mendalam dalam sebuah konstruksi bangunan. Oleh karena itu, artikel ini hadir untuk memberikan informasi edukatif yang lengkap dan mudah dipahami oleh semua kalangan.
1. Apa Manfaat Gording Atap untuk Bangunan
Gording memiliki peran yang sangat krusial dalam sistem struktur atap sebuah bangunan.
Sebagai Penopang Utama Penutup Atap
Gording berfungsi sebagai tumpuan langsung bagi material penutup atap seperti genteng atau spandek. Beban dari penutup atap tersebut kemudian diteruskan ke rangka kuda-kuda di bawahnya secara merata.
Selain itu, dengan adanya gording, distribusi beban menjadi lebih seimbang di seluruh permukaan atap. Hasilnya, struktur atap menjadi lebih stabil dan tidak mudah mengalami deformasi akibat tekanan berlebih.
Menjaga Kestabilan Rangka Atap
Gording dipasang secara horizontal di atas kuda-kuda untuk menjaga kestabilan rangka atap. Dengan adanya gording, kuda-kuda tidak mudah bergerak atau bergeser saat terkena angin kencang.
Selain itu, gording juga berfungsi sebagai pengaku lateral yang mencegah tekuk pada batang kuda-kuda. Oleh sebab itu, keberadaan gording sangat menentukan kekokohan keseluruhan sistem struktur atap bangunan.
Mendistribusikan Beban Secara Merata
Salah satu manfaat gording yang paling penting adalah kemampuannya dalam mendistribusikan beban atap. Beban yang diterima dari angin, hujan, dan berat material penutup atap disebarkan secara merata.
Selain itu, distribusi beban yang merata ini mencegah terjadinya titik lemah pada struktur bangunan. Dengan demikian, risiko runtuhnya atap akibat beban berlebih di satu titik dapat diminimalkan.
Sebagai Penentu Jarak
Gording juga berperan dalam menentukan jarak dan pola pemasangan penutup atap di atasnya. Jarak antar gording disesuaikan dengan jenis dan ukuran material penutup atap yang digunakan.
Selain itu, pengaturan jarak yang tepat memastikan tidak ada bagian atap yang tidak tertopang dengan baik. Hasilnya, penutup atap terpasang dengan rapi dan mampu bertahan lebih lama dari tekanan cuaca.
Meningkatkan Daya Tahan Bangunan
Gording yang terpasang dengan benar akan meningkatkan ketahanan bangunan secara signifikan terhadap angin dan hujan. Material gording yang kuat seperti galvalum mampu menahan beban angin hingga kecepatan tinggi sekalipun.
Selain itu, ketahanan gording terhadap karat juga memastikan fungsinya tidak terganggu meski terkena air hujan terus-menerus. Tentunya, ini menjadikan gording sebagai komponen yang tidak bisa diabaikan dalam konstruksi atap berkualitas.
2. Jenis – Jenis Gording Atap
Mengenal berbagai jenis gording akan membantu memilih material yang paling sesuai dengan kebutuhan bangunan.
Gording Kayu
Gording kayu adalah jenis yang paling tradisional dan sudah digunakan sejak lama dalam konstruksi rumah. Material kayu yang biasa digunakan antara lain kayu meranti, kamper, atau kayu ulin yang kuat. Selain itu, gording kayu mudah dikerjakan dan dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan di lapangan. Namun demikian, kelemahan utamanya adalah rentan terhadap rayap dan kelembaban jika tidak dirawat dengan baik.
Gording Baja Konvensional
Gording baja konvensional terbuat dari baja karbon yang memiliki kekuatan tarik sangat tinggi. Material ini banyak digunakan pada bangunan industri, gudang, dan konstruksi berskala besar. Selain itu, gording baja mampu menopang bentang yang lebih panjang dibandingkan gording kayu biasa. Meskipun begitu, bobotnya yang berat memerlukan penanganan khusus selama proses pemasangan di lapangan.
Gording Galvalum (Baja Ringan)
Gording galvalum terbuat dari baja ringan yang dilapisi campuran aluminium dan zinc pelindung karat. Material ini kini menjadi pilihan paling populer karena ringan, kuat, dan tahan terhadap korosi. Selain itu, proses pemasangannya jauh lebih mudah dan cepat dibandingkan gording baja konvensional. Dengan demikian, gording galvalum sangat cocok digunakan untuk berbagai jenis bangunan modern di Indonesia.
Gording Baja WF (Wide Flange)
Gording baja WF memiliki penampang berbentuk huruf H yang memberikan kekuatan lentur sangat tinggi. Jenis ini biasanya digunakan pada proyek konstruksi besar seperti pabrik, mall, atau gedung bertingkat. Selain itu, gording WF mampu menopang bentang yang sangat lebar tanpa memerlukan tumpuan tambahan di tengah. Oleh sebab itu, penggunaannya sangat efisien untuk bangunan dengan area lantai yang luas dan bebas kolom.
Gording Kanal C (C-Channel)
Gording kanal C adalah jenis yang paling banyak digunakan dalam konstruksi rumah tinggal modern saat ini. Penampangnya yang berbentuk huruf C memberikan keseimbangan optimal antara kekuatan dan bobot materialnya. Selain itu, gording kanal C sangat mudah disambung dan dikombinasikan dengan komponen rangka atap lainnya. Dengan harganya yang relatif terjangkau, jenis ini menjadi pilihan ekonomis tanpa mengorbankan kualitas struktur atap.
3. Rekomendasi Atap Gelombang Warna
Usai dari ulasan apa manfaat gording untuk atap, kini saatnya menentukan pilihan atap terbaik untuk bangunan yang menarik. Pilihan terbaik yang bisa disarankan kali ini adalah jenis atap Warna Roma dari Grand Luxe.
Keunggulan atap warna roma ini adalah jenis atap gelombang dengan kelebihan yang sudah memiliki UV Filter memberikan perlindungan maksimal dari paparan sinar matahari secara terus menerus. Selain itu, fitur tersebut bisa memberikan perlindungan maksimal terhadap penghuni di dalamnya.
Produk Grand Luxe dengan berbagai tipenya bisa dipesan di marketplace Shopee dan Tokopedia dengan pengiriman ke seluruh Indonesia, termasuk IKN melalui cabang Balikpapan. Jika butuh informasi terkait produk bisa menghubungi WhatsApp berikut.
Kesimpulan
Gording adalah komponen struktural yang memiliki peran sangat vital dalam setiap sistem konstruksi atap bangunan. Mulai dari menopang beban penutup atap, menjaga kestabilan rangka, hingga mendistribusikan beban secara merata, semua fungsi tersebut tidak bisa digantikan oleh komponen lain. Selain itu, memahami apa manfaat gording dan jenis-jenisnya akan membantu Anda membuat keputusan konstruksi yang lebih tepat dan efisien.