Memasang atap galvalum memerlukan teknik khusus sesuai model bangunan yang dipilih. Perbedaan cara pasang atap galvalum antara model miring dan datar sangat signifikan. Pemahaman teknik yang tepat menentukan kualitas dan ketahanan atap jangka panjang.
Selain itu, kesalahan instalasi dapat menyebabkan kebocoran dan kerusakan struktural. Banyak pemilik rumah masih bingung memilih metode yang sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara detail perbedaan kedua teknik tersebut.
Perbedaan Desain Struktur Rangka Atap Miring dan Atap Datar
1. Sudut Kemiringan yang Berbeda
Pertama, atap miring memiliki sudut kemiringan minimal 15 derajat untuk aliran air. Kemudian, atap datar biasanya dibuat dengan kemiringan hanya 2-5 derajat saja. Perbedaan sudut ini mempengaruhi desain rangka secara keseluruhan. Dengan demikian, perhitungan beban struktural juga berbeda antara keduanya. Oleh karena itu, konsultasi dengan arsitek sangat diperlukan sebelum membangun.
2. Sistem Rangka Kuda-Kuda
Selanjutnya, atap miring memerlukan rangka kuda-kuda dengan bentuk segitiga kuat. Struktur ini dirancang untuk menahan beban angin dan hujan lebih baik. Sebaliknya, atap datar menggunakan balok horizontal sederhana tanpa kuda-kuda rumit. Hasilnya, biaya material rangka atap datar lebih ekonomis dan hemat. Bahkan, waktu pengerjaan konstruksi bisa lebih cepat 30 persen.
3. Jarak Antar Reng atau Gording
Atap miring membutuhkan jarak reng sekitar 60-80 cm untuk kekuatan optimal. Kemudian, atap datar memerlukan jarak lebih rapat yaitu 40-60 cm saja. Jarak yang lebih rapat mencegah atap galvalum melengkung atau melesak. Dengan demikian, daya dukung atap datar tetap stabil meskipun horizontal. Selain itu, distribusi beban menjadi lebih merata di seluruh permukaan.
4. Material Rangka yang Digunakan
Selanjutnya, atap miring umumnya menggunakan rangka baja ringan atau kayu kelas satu. Material ini dipilih karena harus menahan gaya tarik dan tekan besar. Berbeda dengan itu, atap datar bisa menggunakan material lebih ringan. Oleh karena itu, perhitungan struktur harus disesuaikan dengan beban yang ditanggung. Bahkan, pemilihan material mempengaruhi budget hingga 40 persen.
5. Sistem Drainase Air Hujan
Terakhir, atap miring mengandalkan gravitasi untuk mengalirkan air dengan cepat. Air hujan langsung turun ke talang tanpa genangan sama sekali. Sebaliknya, atap datar memerlukan sistem drainase tambahan seperti floor drain. Hasilnya, risiko genangan air pada atap datar lebih tinggi. Lebih jauh lagi, perawatan sistem drainase harus rutin dilakukan.
Cara Pasang Atap Galvalum Model Miring & Datar
1. Teknik Pemasangan pada Atap Miring
Pertama-tama, pemasangan dimulai dari bagian bawah menuju ke puncak atap. Kemudian, setiap lembar galvalum ditumpuk dengan overlap minimal 15 cm. Sekrup self-drilling dipasang pada bagian gelombang atas untuk mencegah bocor. Dengan demikian, air hujan tidak akan merembes ke celah sambungan. Oleh karena itu, urutan pemasangan harus diikuti dengan teliti dan benar.
2. Teknik Pemasangan pada Atap Datar
Selanjutnya, atap datar dipasang horizontal dengan sistem standing seam khusus. Material galvalum dilipat pada bagian tepi untuk sambungan kedap air. Penggunaan sealant silikon wajib pada setiap sambungan lembaran galvalum. Hasilnya, kebocoran dapat diminimalkan meskipun air menggenang sementara. Bahkan, lapisan waterproofing tambahan sering ditambahkan untuk perlindungan ekstra.
3. Penggunaan Sekrup dan Baut
Atap miring memerlukan sekrup dengan rubber seal tebal untuk anti bocor. Kemudian, jarak antar sekrup sekitar 30-40 cm pada setiap reng. Sebaliknya, atap datar membutuhkan sekrup lebih banyak dengan jarak lebih rapat. Dengan demikian, kekuatan pengikatan lebih kuat menghadapi genangan air. Selain itu, pemilihan sekrup berkualitas sangat mempengaruhi ketahanan atap.
4. Pemasangan Flashing dan Talang
Selanjutnya, flashing pada atap miring dipasang di setiap pertemuan bidang. Talang air ditempatkan pada bagian terendah untuk aliran maksimal. Berbeda dengan itu, atap datar memerlukan flashing keliling di seluruh perimeter. Oleh karena itu, detail finishing pada atap datar lebih rumit dan memakan waktu. Bahkan, kesalahan kecil bisa menyebabkan kebocoran besar nantinya.
5. Waktu dan Biaya Instalasi
Terakhir, pemasangan atap miring membutuhkan waktu lebih lama karena kompleksitas struktur. Biaya tenaga kerja juga lebih tinggi untuk instalasi di ketinggian. Sebaliknya, atap datar lebih cepat dipasang dengan akses lebih mudah. Hasilnya, total biaya instalasi atap datar bisa 20% lebih murah.
Rekomendasi Perbedaan Cara Pasang Atap Galvalum Model Miring
Rekomendasi atap terbaik kali ini adalah pilihan dari atap plastik Grand Luxe Spandek. Kualitas dari atap ini sudah terakui dari konsumen-konsemen yang sudah mempercayai produk. Perbedaan cara pasang atap galvalum antara atap miring dan datar bisa terbayang berat, kini dengan atap Grand Luxe bisa menjadikan tugas pemasangan menjadi lebih ringan.
Keunggulan dari atap galvalum ini adalah sudah dengan dilengkapi fitur UV Filter yang bisa memberikan perlindungan maksimal untuk penghuni di ruangannya. Selain itu memberikan kenyamanan untuk atap itu sendiri karena kualitas yang bisa awet lebi lama.
Produk Grand Luxe dengan berbagai tipenya bisa dipesan di marketplace; Shopee & Tokopedia dengan pengiriman ke seluruh Indonesia, termasuk IKN melalui cabang Balikpapan. Jika butuh informasi terkait produk bisa menghubungi WhatsApp berikut:
Kesimpulan
Perbedaan cara pasang atap galvalum antara model miring dan datar sangat mendasar. Struktur rangka atap miring lebih kompleks dengan sudut kemiringan lebih besar. Sebaliknya, atap datar memerlukan sistem drainase tambahan untuk mencegah genangan. Teknik pemasangan berbeda mulai dari arah instalasi hingga jenis sambungan.





