5 Perbedaan Atap Polycarbonate vs Atap Fiber

Daftar Isi

5 Perbedaan Atap Polycarbonate vs Atap Fiber

Memilih material atap yang tepat sering membuat bingung pemilik rumah. Dua pilihan populer adalah atap polycarbonate dan atap fiber. Perbandingan atap polycarbonate vs fiber penting dipahami sebelum membeli material. Kedua material ini memiliki karakteristik yang sangat berbeda satu sama lain. Selain itu, harga dan daya tahannya juga tidak sama untuk jangka panjang.

Keunggulan Atap Polycarbonate vs Fiber1. Keunggulan Atap Polycarbonate vs Fiber

1. Ketahanan Terhadap Benturan

Polycarbonate memiliki kekuatan impact hingga 200 kali lebih kuat dari kaca. Material ini tidak mudah pecah meskipun terkena benda keras. Selanjutnya, fiber cenderung lebih rapuh dan mudah retak jika terbentur. Polycarbonate cocok untuk area rawan bencana atau cuaca ekstrem. Oleh karena itu, tingkat keamanan polycarbonate jauh lebih unggul signifikan.

2. Transmisi Cahaya dan Kejernihan

Polycarbonate menawarkan transmisi cahaya yang lebih jernih dan konsisten stabil. Material ini tetap transparan meskipun sudah digunakan bertahun-tahun lamanya. Kemudian, fiber cenderung menguning dan keruh seiring waktu penggunaan. Kejernihan visual sangat penting untuk estetika dan pencahayaan ruangan. Dengan begitu, polycarbonate memberikan nilai tambah lebih tinggi jangka panjang.

3. Perlindungan UV Terintegrasi

Lapisan UV protection pada polycarbonate sudah terintegrasi dalam material dasarnya. Perlindungan ini mampu memblokir 99 persen sinar ultraviolet berbahaya. Selain itu, fiber biasanya tidak memiliki lapisan UV yang memadai. Furniture dan kendaraan di bawahnya lebih terlindungi dengan polycarbonate. Oleh sebab itu, umur barang-barang menjadi lebih panjang dan awet.

4. Bobot Material yang Berbeda

Polycarbonate memiliki bobot lebih ringan dibanding fiber dengan ketebalan sama. Struktur rangka tidak perlu terlalu kuat dan rumit pembuatannya. Kemudian, biaya instalasi menjadi lebih hemat dan efisien prosesnya. Fiber yang lebih berat memerlukan struktur penyangga lebih kokoh kuat.

5. Fleksibilitas dan Kemudahan Pemasangan

Polycarbonate lebih fleksibel dan mudah dibentuk sesuai desain arsitektur. Material ini bisa dipotong dan dibor tanpa resiko pecah. Selanjutnya, fiber lebih kaku dan memerlukan kehati-hatian ekstra saat instalasi. Proses pemasangan polycarbonate lebih cepat dan tidak merepotkan sama sekali. Oleh karena itu, kontraktor lebih menyukai bekerja dengan material polycarbonate.

Perbedaan Atap Polycarbonate vs Fiber Sesuaikan Kebutuhan2. Perbedaan Atap Polycarbonate vs Fiber Sesuaikan Kebutuhan

1. Perbedaan Harga dan Budget

Polycarbonate umumnya memiliki harga lebih tinggi dibanding fiber standar biasa. Namun, investasi awal ini sebanding dengan kualitas jangka panjangnya. Kemudian, fiber menawarkan harga lebih terjangkau untuk budget terbatas. Perhitungkan biaya perawatan dan penggantian dalam jangka waktu tertentu. Dengan begitu, total cost of ownership bisa dihitung lebih akurat.

2. Perbedaan Masa Pakai dan Durabilitas

Polycarbonate dapat bertahan 10-15 tahun tanpa penurunan kualitas berarti. Material ini tidak mudah menguning atau kehilangan transparansinya sama sekali. Selain itu, fiber umumnya mulai rusak setelah 3-5 tahun pemakaian. Penggantian lebih sering diperlukan untuk mempertahankan kualitas atap fiber.

3. Perbedaan Kemampuan Isolasi Panas

Polycarbonate dengan struktur multiwall menawarkan isolasi termal sangat baik sekali. Suhu ruangan di bawahnya lebih sejuk dan nyaman sepanjang hari. Kemudian, fiber gelombang memiliki kemampuan isolasi panas yang lebih terbatas. Konsumsi energi untuk pendinginan ruangan bisa meningkat dengan atap fiber.

4. Perbedaan Tingkat Kebisingan Hujan

Polycarbonate meredam suara hujan lebih baik terutama tipe multiwall tebal. Kenyamanan akustik di dalam ruangan tetap terjaga dengan sangat optimal. Selanjutnya, fiber menimbulkan suara lebih keras saat hujan deras turun. Bising ini bisa mengganggu aktivitas atau istirahat penghuni rumah.

5. Perbedaan Perawatan dan Maintenance

Polycarbonate sangat mudah dibersihkan hanya dengan air dan sabun ringan. Material ini tidak mudah ditumbuhi lumut atau jamur permukaan atapnya. Kemudian, fiber memerlukan perawatan lebih intensif untuk menjaga kondisinya tetap baik. Pembersihan rutin diperlukan untuk mencegah kerusakan permukaan lebih cepat terjadi.

Rekomendasi Atap uPVC Grand Luxe3. Rekomendasi Atap uPVC Grand Luxe

Pilihan atap uPVC bisa digunakan di berbagai jenis bangunan. Rekomendasi atap hunian terang sejuk atap transparan, tidak selalu menggunakan jenis atap yang bening. Karena, jenis atap uPVC bisa juga membantu ruangan sejuk, sedangkan untuk memberi pencahayaan bisa dengan mengatur pencahayaannya.

Atap uPVC Grand Luxe hadir dengan desain bergelombang yang rapi serta warna elegan. Cocok digunakan untuk berbagai gaya bangunan, baik rumah tinggal, gedung, hingga bangunan komersial. Tampilannya mampu meningkatkan nilai estetika bangunan nyaman.

Produk Grand Luxe dengan berbagai tipenya bisa dipesan di marketplace; Shopee & Tokopedia dengan pengiriman ke seluruh Indonesia, termasuk IKN melalui cabang Balikpapan. Jika butuh informasi terkait produk bisa menghubungi WhatsApp berikut:

Kesimpulan

Perbandingan atap polycarbonate vs fiber menunjukkan perbedaan signifikan pada berbagai aspek. Polycarbonate unggul dalam hal ketahanan, durabilitas, dan kualitas jangka panjang. Selain itu, fiber menawarkan harga lebih terjangkau untuk budget terbatas awal. Pemilihan harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dan anggaran tersedia.

Scroll to Top